Papuainsight.id || Nabire, Papua Tengah — Aktivitas dini hari di Pelabuhan Samabusa, Nabire, berjalan aman dan tertib saat personel TNI Angkatan Laut dari Lanal Nabire mengamankan kedatangan kapal penumpang KM Gunung Dempo, Rabu (15/4/2026).
Kapal milik PT Pelni tersebut sandar sekitar pukul 01.30 WIT sebelum kembali melanjutkan pelayaran pada pukul 03.30 WIT. Selama proses bongkar muat penumpang berlangsung, aparat TNI AL aktif mengawal setiap aktivitas di area pelabuhan.
Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Pj Dandenpomal Lanal Nabire, Letda Laut (PM) Bagus Rahmat Effendi, bersama tim personel gabungan. Mereka menyusuri area pelabuhan sambil memantau arus penumpang yang naik dan turun dari kapal.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang secara selektif. Langkah ini bertujuan mencegah masuknya barang terlarang sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Nabire.
KM Gunung Dempo sendiri melayani rute panjang yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Indonesia, mulai dari Wasior, Manokwari, Sorong, Bau-Bau, Makassar, Surabaya hingga Jakarta. Setelah itu, kapal kembali melanjutkan pelayaran menuju Nabire dan Jayapura sesuai jadwal operasional.
Di tengah tingginya aktivitas transportasi laut, pengawasan di pelabuhan menjadi semakin penting. Oleh karena itu, TNI AL terus meningkatkan patroli sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di wilayah pesisir Teluk Cenderawasih.
Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menciptakan suasana tertib bagi masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut. Interaksi antara petugas dan penumpang pun berlangsung dengan pendekatan yang humanis.
Dalam kesempatan tersebut, Letda Laut (PM) Bagus Rahmat Effendi mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan pelabuhan. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta larangan membawa barang terlarang.
Ia juga mengajak seluruh penumpang, baik yang datang dari wilayah barat maupun timur Indonesia, untuk bekerja sama dengan petugas dan mengikuti prosedur pemeriksaan demi keamanan bersama.
Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama di pelabuhan yang menjadi pintu utama mobilitas orang dan barang.
Dengan pengamanan yang konsisten serta kesadaran masyarakat yang terus meningkat, TNI AL optimistis keamanan di wilayah pelabuhan Nabire akan tetap terjaga.
Pengamanan kapal penumpang pun menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di wilayah perairan Papua. (*)

















