Jendela Informasi mendalam dari tanah Papua
Indeks
banner 728x250
Daerah  

Satgas Gabungan Temukan Ladang Ganja di Dua Distrik

banner 120x600
banner 468x60

Papuainsight.id | Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Pegunungan Bintang dan TNI berhasil mengungkap ladang ganja dalam patroli taktis yang digelar selama dua hari, 10–11 April 2026.

Sebanyak 29 personel turun langsung menyisir wilayah rawan di daerah pegunungan. Mereka bergerak dari satu titik ke titik lain, menembus hutan dan lereng terjal untuk memastikan situasi keamanan tetap terkendali.

banner 325x300

Hasilnya, tim menemukan dua lokasi ladang ganja di Kampung Yunabol, Distrik Oksibil, dan Kampung Siminbuk, Distrik Serambakon. Aparat langsung mengamankan sekitar 226 batang tanaman ganja, masing-masing 81 batang di Yunabol dan 145 batang di Siminbuk.

Selain itu, petugas mengamankan dua warga berinisial LU (57) dan GU alias K (27) di sekitar lokasi. Keduanya menjalani pemeriksaan awal, termasuk tes urine dengan hasil negatif. Hingga kini, penyidik masih mendalami keterlibatan keduanya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan bahwa pengungkapan ini berawal dari patroli rutin yang diperkuat dengan koordinasi lintas instansi.

“Tim menemukan dua lokasi ladang ganja dengan total sekitar 226 batang. Saat ini, dua orang kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (12/4).

Selanjutnya, aparat menyerahkan barang bukti dan penanganan perkara kepada Satresnarkoba Polres Pegunungan Bintang. Penyidik kini mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Di sisi lain, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat akan terus menindak aktivitas ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas serta melindungi masyarakat dari ancaman narkotika,” tegasnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Adarma Sinaga menilai sinergi TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi di lapangan.

“Kerja sama yang solid membuat pelaksanaan tugas di wilayah sulit tetap berjalan efektif,” katanya.

Lebih jauh, patroli ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan. Aparat ingin memastikan wilayah pegunungan tetap aman dari peredaran narkotika yang dapat merusak generasi muda.

Kini, penyelidikan masih terus berjalan. Aparat membuka peluang pengembangan kasus untuk mengungkap pihak lain yang terlibat dalam aktivitas penanaman ganja tersebut. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hak cipta : Papuainsigt.id PT. INDONESIA MONITORING NEWS