Jendela Informasi mendalam dari tanah Papua
Indeks
banner 728x250

Kapolres Nabire Pastikan Aksi Mahasiswa Berlangsung Aman dan Kondusif

banner 120x600
banner 468x60

Papuainsight.id || Nabire, Papua Tengah — Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, memastikan pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi oleh Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak (KMPP) bersama tim Investigasi HAM berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh massa kembali ke titik kumpul masing-masing, Senin (27/4/2026).

Kapolres menyampaikan hal tersebut setelah memantau langsung jalannya aksi di halaman Kantor DPR Provinsi Papua Tengah. Ia hadir bersama unsur Forkopimda, termasuk Dandim, Wadanyon, Danlanal, Kabag Ops, serta jajaran TNI-Polri.

banner 325x300

“Penyampaian aspirasi dari adik-adik kita yang mengatasnamakan tim Investigasi HAM dan mahasiswa Puncak se-Papua, khususnya di Nabire, dapat berjalan aman dan lancar sesuai hasil koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.

Ia menjelaskan, aksi dimulai sejak pukul 07.00 WIT dan berakhir sekitar pukul 15.40 WIT. Selama kegiatan berlangsung, aparat melakukan pengamanan di sejumlah titik, termasuk saat massa melaksanakan long march.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan baik dan terkendali meskipun sempat terjadi insiden kecil berupa aksi saling lempar yang menyebabkan beberapa kaca mengalami kerusakan.

Kapolres juga menyebutkan bahwa pihaknya menyiapkan 15 unit truk untuk membantu mobilisasi massa kembali ke asrama maupun titik tujuan lainnya. Sebanyak tujuh truk digunakan untuk mengantar massa ke Asrama Puncak, Pasar Karang, dan wilayah Jepara.

“Dari awal kegiatan berjalan tertib, penyampaian aspirasi juga selesai dengan baik. Kami arahkan juga saat pulang agar tetap tertib dan tidak menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Dalam pengamanan aksi tersebut, Polres Nabire mengerahkan 827 personel yang disebar di lima titik sesuai surat pemberitahuan aksi. Personel bertugas memastikan keamanan peserta aksi sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Kapolres menegaskan, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari perencanaan matang dan koordinasi intensif antara aparat keamanan, Forkopimda, tokoh agama, kepala suku, FKUB, serta unsur masyarakat.

“Kalau perencanaan dimatangkan dan koordinasi dilakukan dengan baik, maka tanggung jawab ini bisa kita laksanakan secara optimal,” jelasnya.

Ia juga meminta seluruh kelompok masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi ke depan agar tetap mengedepankan komunikasi dan mengikuti prosedur yang berlaku.

“Penyampaian aspirasi tidak pernah kami larang. Namun, prosedur dan tahapan harus dilalui sesuai aturan agar kegiatan berjalan lebih tertib,” tegasnya.

Kapolres menutup dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk TNI, Brimob, Satpol PP, tokoh agama, dan masyarakat.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di Nabire terpantau aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hak cipta : Papuainsigt.id PT. INDONESIA MONITORING NEWS